Ada Setan di bulan Ramadhan
Katanya di bulan Ramadhan SETAN-SETAN dibelenggu, tapi kok masih ada yang marah, yang gak puasa, yang gk salat, yang korupsi, yang menyebar fitnah, yang khawatir, yang arogan, yang berkuasa tapi mikirin perut keluarganya sendiri, dan yang...
- "karena SETAN2 itu adalah
DIRIMU sendiri, NAFSU-mu sendiri. Setan bukanlah makhluk gundul dan
jelek yang meneyelinap dari 'dunia lain' ke duniamu. Setan adalah
pikiran2mu dan perasaan2mu yang selalu terombang-ambing. Setan adalah
kegoblokan yang kita pelihara bertahun2
di dalam diri kita. Setan adalah pikiran gelap bawah sadarmu yang
kuotanya 88 % dari struktur psikismu. Setan adalah pikiranmu yang
kauanggap 'sadar' dgn kuota 12 %--yang isinya adalah buah kondisioning
keluarga, lingkungan, pendidikan yg tak becus, juga harapan2 masyarakat
yang terlalu berat u dirimu. Setan adalah KEGELAPAN nalarmu saat tak
bisa mengidentifikasi posisioningmu dan mengorientasikan hidupmu ke
jalan yang tepat. Setan adalah sikap sok tahu dan keenggananmu
MENGOREKSI model pikiranmu sendiri...
--sedangkan NALARMU, yang merupakan jari-jari malaikat yang termaktub
dalam dirimu selalu enggan kau pergunakan. Sedangkan NURANI dan AKALmu,
yang merupakan ujung2 jari tuhan yang menyentuh entitas paling halus
dari struktur psikismu, RUH-mu, tak pernah kau dengarkan. Makanya Nabi
SAW berujar bahwa setan akan mengalir di sungai darah dalam tubuhmu.
Makanya Nabi SAW berujar bahwa duelmu yang paling berat adalah melawan
NAFSUmu sendiri, dan bukannya melawan jin, kuntilanak, tuyul, atau
makhluk gundul kecil yang muncul dari dunia lain itu. makanya perbaiki
tafsirmu. Terutama tafsirmu tentang DIRImu sendiri!!" Ujar Syekh
Mukhlisin sambil pamit taraweh malam ini.
SETAN...!, kataku dalam hati.

