Mbah Bob

Friday, July 13, 2012 0 Comments A+ a-

"hidup cuma sekali kok banyak berpikirnya, banyak ragunya, banyak takutnya...konyol itu namanya," ujar Mbah Bob sambil nangkring di atas sehelai daun mahoni di halaman padepokannya.

"Jd, hepi-hepi ajalah, rock'n roll, masak nunggu baru mau mati dulu kamu baru nyesel--wah knapa gk dari dulu gua buat, gua perjuangin apa yang jd cita-cita gua, mimpi gua. jadi mimpi aja terus! ngelindur aja terus! nggak apa-apa! mmg kamu anggep orang-orang yang sok serius itu gk mimpi jg apa? sama aja. cuma mereka gk sadar kalu lagi mimpi. nah, kamu harus sangat sadar kalu kamu bermimpi--baru keren namanya!" ujar Mbah Bob sambil nguap berulangkali. aku diam saja, menarik nafas panjang tak mengerti. 

"ngomong apa orang ini", batinku. 

"sudah, jgn ngangap aja...bertindak...bertindak...makin ngawur makin keren...hahahayyyyy...!" kata Mbah Bob, terus dia lompat ke tanah, terpeleset, dan jatuh dgn wajah mengarah ke taik kebo yang menggenang di bawahnya.